
Ngomong-ngomong tentang bahasa banci/bencong. Kata BENCONG itu dibentuk dari kata BANCI yang disisipi bunyi dan ditambah akhiran ONG. Huruf vokal pada suku kata pertama diganti dengan huruf E. Huruf vokal pada suku kata kedua diganti dengan ONG.
Sebenarnya bahasa Banci juga tidak beda jauh dengan bahasa Alay, hanya dalam tingkat keparahan masih di bawah bahasa Alay. Mungkin karena bawaan sifat dari banci tersebut yang mengharuskan untuk berbahasa banci supaya diakui di kalangan komunitasnya. Namun keduanya sama-sama merupakan bahasa yang jauh dari tatanan berapresiasi dan berbahasa Indonesia yang baik dan benar.
Contoh bahasa Banci: